Wili Nurdin Sebut Donatus Datur Terlantarkan Petani Compang Ndejing

0

BORONG-Mantan Wakil Ketua DPRD Manggarai Timur (Matim) 2012 dari Fraksi PDIP Wilibrodus Nurdin menegaskan, Yosep Tote selaku mantan Bupati Matim dan Donatus Datur selaku mantan Kadis Pertanian Matim harus bertanggungjawab atas proyek perluasan areal persawahan di Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong yang kini mubazir.

Menurut pria yang akrab disapa Wili ini, kedua sosok tersebut telah merusak nasib para petani tersebut. Yosep Tote dan Donatus Datur kata Wili tidak bertanggung jawab.

“Menurut saya, mereka sudah menelantarkan nasib rakyat di sana. Sebagai pemerintah mereka sebenarnya pengayom. Jika ada anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebenarnya harus tuntas,” ujar Willi kepada Infolabuanbajo.com, Senin (16/8/2021).

Meskipun dana proyek tersebut bersumber dari APBN tetapi kata Wili, pihak yang mengusulkan lokasi dan membuat laporan adalah pemerintah sendiri. Dalam hal ini, Dinas Pertanian Matim.

“Tentu mereka tahu, bagaimana mekanisme dan prosedur.Tetapi mereka dulu tetap berkomitmen bahwa tetap dibuat sawah, tapi ternyata faktanya lepas begitu saja. Jadi mereka harus bertanggungjawab,” tegasnya.

Wili menduga, Yosep Tote dan Donatus Datur mengetahui aliran dana untuk perluasan areal persawahan itu. “Jadi waktu itu dananya sekitar Rp4 miliar lebih. Kemudian sistem kerjanya, mereka dulu pakai pihak ketiga. Kerjasama dengan yang punya alat gusur. Tapi tidak berjalan maksimal. Jadi mereka harus bertanggungjawab itu,” katanya.

Wili pun meminta Kejaksaan Negeri Manggarai segera merespon ada indikasi korupsi dalam megaproyek tersebut. Pasalnya fakta di lapangan memang tidak ada sawah yang dikerjakan para petani setempat.

“Kejaksaan harus bisa cepat respon terkait hal ini. Biar nanti masyarakat tahu dan terang benderang terkait proyek percetakan sawah tersebut,” katanya.

Reporter: Firman Jaya

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.