Vaksinasi Covid 19 Tahap Dua di Manggarai Dimulai Hari Ini, 1900 Orang Jadi Sasaran

0 41

Ruteng,InfoLabuanbajo.com- Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kabupaten Manggarai, NTT, dilaksanakan hari ini, Selasa 9 Maret 2021.

Vaksinasi  digelar di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai dan untuk anggota DPRD di Sekretariat Dewan (Sekwan).

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Manggarai, Lody Moa, menjelaskan sekitar ada 1.900 sasaran yang akan divaksinasi pada tahap inim Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah dosis vaksin tahap kedua yang telah diterima pemerintah Kabupaten Manggarai, yakni sebanyak 190 vial.

“Sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua diberikan kepada pejabat negara, pelayan publik baik itu ASN, TNI, Polri, tokoh agama, organisasi wanita, jurnalis, sopir, dan tukang ojek,” jelas Lody dalam rilis yang diterima media ini.

Ia mengatakan, pemerintah daerah diberi kewenangan khusus untuk mengatur kuota vaksinasi sesuai dengan situasi dan kondisi serta kebijakan daerah. Persentasenya, mengacu pada petunjuk teknis Kemenkes RI antara lain; wakil rakyat, pejabat negara, atlet 100%, tokoh agama 40-100%, pedagang pasar 10-40%, guru 14-20%, TNI-Polri, Satpol PP dan Damkar 5-65%, ASN 2-35%, serta pelayan publik lainnya 2-20%.

Ia melanjutkan, vaksin Covid-19 telah diformulasi dan dikemas dengan jumlah lebih banyak dalam satu botol. Satu botol vaksin sebelumnya berisi 0,5 cc untuk satu orang. Sementara itu, vaksin yang terbaru multi dosis, dikemas menjadi 5 cc untuk satu botol vaksin dengan jatah 10 orang.

Namun, pada praktiknya, satu botol kemungkinan hanya digunakan untuk delapan orang.

“Jumlah penerima vaksin yang datang belum tentu genap atau memenuhi syarat untuk divaksin. Bisa saja yang datang dan memenuhi syarat hanya 15 orang, dimana durasi penggunaan vaksin setelah botol terbuka, yakni enam jam dengan suhu penyimpanan 2-8 derajat celcius,” ungkap dia.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Manggarai memastikan pelaksanaan vaksinasi yang diberikan kepada pejabat pemerintah, pejabat publik dan masyarakat tetap memperhatikan keamanan baik kuantitas maupun kualitas pemberian vaksin. ( ILB 5)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.