Vaksin Sinovac Alasan Indonesia Belum Boleh Umrah, Pemerintah Diminta Diplomasi ke Arab Saudi

0 1

JAKARTA-Pemerintah Arab Saudi membuka kembali pintu penyelenggaraan ibadah umrah 2021 untuk internasional pada 10 Agustus 2021. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (Amphuri) Zaky Zakaria berdasarkan Surat Edaran Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Kendati demikian, Pemerintah Arab Saudi tetap memberlakukan pembatasan kepada negara-negara tertentu untuk dapat masuk ke negaranya. Indonesia sendiri, dalam surat edaran itu, belum termasuk ke dalam negara-negara yang diizinkan masuk.

kondisi Covid-19 di Tanah Air yang masih tinggi juga menjadi alasan mengapa Indonesia belum bisa mengirim jamaahnya untuk umrah ke Arab Saudi. Kemudian soal status vaksin Sinovac yang juga masih dianalisis oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Apalagi, vaksin Sinovac merupakan vaksin Covid-19 yang paling banyak digunakan di Tanah Air.

Menanggapi hal ini, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah melalui perwakilan Duta Besar dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah untuk terus melakukan upaya diplomasi melalui komunikasi yang intens dengan pihak Arab Saudi.

“Agar Arab Saudi dapat memberikan izin bagi jamaah Indonesia,” ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/8/2021).

Bambang juga meminta pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) untuk dapat menyesuaikan aturan dan ketentuan yang dipersyaratkan pihak Arab Saudi berkaitan dengan pelaksanaan ibadah umrah.

“Seperti persoalan empat vaksin yang diakui oleh Saudi (Moderna, Pfizer, Jhonson & Jhonson dan Astrazeneca), diikuti dengan upaya pemerintah dalam mempertimbangkan vaksin _booster_ bagi calon jamaah Indonesia,” katanya.

Selanjutnya kata Bambang pemerintah harus terus mematangkan persyaratan dan kesiapan calon jamaah dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, dengan tetap mempertimbangkan sisi keselamatan dan keamanan calon jamaah.

“Komitmen pemerintah Indonesia untuk terus melakukan negosiasi dengan otoritas pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah umrah, baik masalah kuota hingga persiapan penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun-tahun berikutnya di samping terus memantau perkembangan pandemi Covid-19 baik didalam maupun di luar negeri khususnya di Arab Saudi,” tukasnya. (Her).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.