Tim Cerdas Cermat Rohani DKI Siap Pertahankan Juara

0

JAKARTA– Tim cerdas cermat rohani DKI Jakarta siap mempertahankan gelar juara pada Kreasi Virtual Katolik Indonesia (KVKI) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pesparani 2 (Pesta Paduan Suara Gerejani) Katolik Tahun 2021 yang digelar pada 8-10 Oktober 2021. Selain cerdas cermat rohani, KVKI Pesparani 2 akan melombakan Mazmur Tanggapan dan Tutur Kitab Suci.

“Dalam ajang Pesparani 2019 di Ambon, tim Cerdas Cermat Rohani DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara pertama. Kami berusaha mempertahankan prestasi tersebut. Tidak mudah tentu karena tim lain pasti ingin mengalahkan DKI Jakarta. Artinya, tim DKI dilihat sebagai favorit yang ingin dikalahkan oleh tim dari daerah lain,” ujar Richard, Pembimbing Tim DKI Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Tim Lomba Cerdas Cermat Rohani DKI Jakarta tahun 2021 terdiri dari 3 orang. Mereka adalah Priscila Angelica Catherine Tulis (Paroki Jagakarsa, Lenteng Agung, SMPN 98), Jonathan Ernest Poniran (Paroki Tomang, SMP Sang Timur), Kimberly Adi Putri (Paroki Kelapa Gading, SMP St. Yakobus). Sedangkan Frans disiapkan sebagai peserta cadangan.

Dikutip dari website LP3KN, tim yang ikut lomba sebanyak 34 dari 34 propinsi seluruh Indonesia. Pada babak penyisihan, ke-34 tim dibagi dalam 4 grup. Peringkat 1 dan 2 masing-masing grup maju ke babak semifinal.

Delapan tim yang masuk semifinal akan dibagi dalam dua grup. Peringkat 1 dan 2 dari kedua grup melaju ke babak final. Jadi, ada 4 tim yang akan berlomba di babak final.

“Babak penyisihan digelar mulai Kamis, 7 Oktober 2021. Babak semifinal 9 Oktober, dan babak final 10 Oktober. Kami tentu berharap Ernest, Priscila, dan Kimberly bisa melaju hingga babak final dan bisa mempertahankan gelar juara. Tapi, kami tekankan kepada anak-anak kami agar berlombalah dengan gembira. Tidak perlu merasa terbebani oleh gelar juara bertahan,” jelas Richard.

Priscila Angelica Cathrine Tulis, anggota tim lomba CCR DKI, mengatakan dia dan dua rekannya sudah siap bertanding. Ia mengaku, sebanyak 1.200 soal yang disiapkan panitia telah mereka pelajari dengan baik.

“Kami bertiga sudah siap bertanding. Dari pengalaman saya mengikuti lomba tingkat DKI tahun lalu, yang seru itu kalau masuk babak rebutan. Di situ, benar-benar adu konsentrasi dan adu cepat,” ujar Priscila yang berdarah Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Perlombaan babak penyisihan sudah digelar mulai, Kamis (7/10/2021). Untuk kategori anak, empat tim yang lolos ke babak semifinal adalah Maluku dan Kepri (Grup I) serta Banten dan DIY Yogyakarta (Grup II). Untuk kategori remaja, empat tim yang melaju ke semifinal ialah Maluku dan Papua (Grup I) serta Kalbar dan Jateng (Grup II).

Dibuka Presiden Jokowi Kegiatan KVKI 2021 telah dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu (2/10/2021). Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berharap acara sosial keagamaan yang bernuansa kebangsaan yang diselenggarakan oleh LP3KN dapat memperkokoh iman umat Katolik.

“Saya sangat mengapresiasi acara yang diselenggarakan secara virtual ini, sebagai bukti bahwa umat Katolik mampu beradaptasi dengan cepat. Memberi contoh adaptasi kebiasaan-kebiasaan baru, menyiapkan diri untuk transisi dari pandemi ke endemi,” kata Jokowi dalam sambutan virtual opening ceremony: Kreasi Virtual Katolik Indonesia, Sabtu (2/10/2021).

Jokowi mengajak seluruh umat Katolik Indonesia di manapun berada untuk menjaga diri, menjaga keluarga, menjaga kerabat, menjaga sesama dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Saling membantu, mengulurkan tangan, meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan. Selain itu, dapat memupuk rasa nasionalisme, menguatkan moderasi kehidupan beragama melalui kecintaan terhadap seni budaya gerejani,” pesan Jokowi mengakhiri saambutan Pembukaan Kreasi Virtual Katolik Indonesia dengan tema “Persaudaraan Insani di Tengah Pandemi”.

Selain Presiden Jokowi, hadir pula Menteri Agama RI Yaqut Cholil Quomas. Dalam sambutannya, Yaqut menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan KVKI. Ia menuturkan, KVKI merupakan kegiatan sosial keagamaan yang dikemas dengan nuansa kebangsaan yang memuat berbagai konten moderasi beragama.

“Melalui KVKI ini, saya sangat berharap kita semua, khususnya umat Katolik, dapat melahirkan energi yang berlimpah untuk saling menguatkan kerukunan dan keharmonisan, baik internal umat Katolik maupun antar umat beragama lainnya,” kata Menag.

Menag menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi tema besar kegiatan KVKI tentang “Persaudaraan Insani di Tengah Pandemi”. Menag berharap, KVKI ini hadir menjaga solidaritas sosial, sehingga kegiatan KVKI ini akan dapat menjadi cahaya yang menerangi hati dan pikiran serta menjadikan semua sebagai insan mampu mensyukuri segala karunia Tuhan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LP3KN Adrianus Meliala mengatakan, Kegiatan KVKI 2021 ini diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) yang bernaung di bawah Bimas Katolik Kementerian Agama RI. Dijelaskan, KVKI merupakan kegiatan antara menuju Pesparani Katolik Nasional II yang akan digelar di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 2022.

“Pesparani Katolik Nasional sedianya digelar tahun ini, tetapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir membuatnya tak bisa digelar. LP3KN merancang kegiatan Kreasi Virtual Katolik Indonesia sebagai pengganti Pesparani 2021 yang tertunda. KVKI meliputi kegiatan lomba mazmur tanggapan, tutur kitab suci, dan cerdas cermat rohani,” kata Adrianus.

Tim Pesparani Katolik DKI Jakarta

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.