Teroris Kini Nyasar Kaum Muda

0

JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyebutkan, serangan terorisme selama 20 tahun di Indonesia sebanyak 553 aksi terorisme. Data tersebut dalam kurun waktu tahun 2000 hingga 2020.

“Kalau dikonversi 553 aksi terorisme di wilayah NKRI dengan 253 bulan berarti rata-rata selama 20 tahun terakhir ini, ada dua kali kejadian aksi teror setiap bulannya. Kalau diakumulasi secara rata-rata,” ujar Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2021).

Menurut Ahmad, perkembangan para pelaku terorisme tersebut menyasar generasi muda. Ahmad mencontohkan pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot, 17 Juli 2009. Pelakunya bernama Dani Dwi Permana yang saat itu masih berumur 18 tahun. Data yang lain ada yang masih berumur 20, 23, 24 dan 26 tahun.

“Fakta-fakta ini memang kelihatannya kaum terorisme menyasar generasi muda yang memang lapisannya begitu amat besar. Sebagai aksi pelaku aksi bom bunuh diri, karena memang pada umumnya generasi muda ini masih memiliki jiwa militansi yang begitu kuat sehingga kalau berhasil di rekrut, mereka akan menjadi kaum teroris yang sangat militan,” tegasnya.

Ahmad mengatakan, maraknya perekrutan teroris dimudahkan oleh teknologi informasi.

“Sekarang mereka cukup menggunakan teknologi informasi yang tersedia, apakah itu melalui YouTube ataupun melalui teknologi informasi yang lainnya,” katanya.

Ahmad menyebutkan, kaum teroris dalam ideologinya menolak segala sesuatu yang berbau produk barat. Termasuk sistem demokrasi.

“Dalam konteks menjalankan aksinya, mereka memanfaatkan kemajuan teknologi informasi itu sendiri,” tegasnya. (Red).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.