Terkait Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Hery Akan Benahi Sistem Pendistribusian

0 518

Ruteng, InfoLabuanBajo.com- Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit berjanji akan melakukan pembenahan terhadap alur pendistribusian pupuk subsidi di Manggarai kedepan.

Demikian disampaikan Bupati Hery usai menggelar rapar bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A), di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Rabu 24 Maret 2021.

Terkait pupuk subsidi kedepan, dia mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah pusat sebagai solusi jangka pendek untuk penambahan kuota pupuk yang sering mengalami kelangkaan.

“Itu salah satu solusi jangka pendek untuk mengatasi kelangkaan pupuk di Manggarai. Jangka pendek yang berikutnya kita atur lagi pendistribusiannya,”kata Bupati Hery.

Terkait pendistribusian, dia mengatakan, pemkab akan mencari tahu letak soal distribusi terlebih dahulu.

Dia juga mengatakan pemkab akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan para distributor, pengecer hingga pada tingkat bawa yakni petani.

“Kita mau tahu dulu di mana letak persoalan distribusi, karena rantainya secara umum pendek tapi ada komplikasi-komplikasi dan praktik pelaku di lapangan. Nanti kita harus koordinasi dengan Pengecer, Distributor, maupun dengan Petani,”kata Bupati Hery.

Untuk solusi jangka panjang dia mengatakan, jika pemenuhan atas kebutuhan pupuk di Manggarai tidak terpenuhi secara baik maka salah satu solusinya adalah menggunakan pupuk non subsidi dan melibatkan banyak pihak.

“Kemudian, perlu ada solusi jangka panjang. Kita harus lihat situasinya. Kebutuhan 26.828 ton, yang ada cuma 5560 ton. Berarti memang tidak ada pilihan lain, kita harus pakai Pupuk Non Subsidi, dan itu yang sedang kita bangun komunikasi dengan pihak-pihak terkait Distributor Pupuk Non Subsidi dengan Perbankan, maupun dengan Kelompok Petani di lapangan,”ungkapnya.

Dia juga menegaskan, kelangkaan pupuk yang terjadi di Manggarai tidak bisa dilimpahkan sepenuhnya pada distributor atau pengecer pupuk ditingkat bawa.

Oleh karena itu, Pemkab Manggarai saat ini akan membangun kkomunikasi dengan semua pihak termasuk para distributor dan pengecer yang beroperasi selama ini.

“Karena terkait kelangkaan pupuk sekarang, kita tidak bisa salahkan Distributor, Pengecer, ataupun Penada. Sekarang kita lagi bangun komunikasi dengan Distributor, kira-kira apa masalanya. Saya juga sebagai Pemerintah tidak mau menyalahkan Distributor. Lebih baik kita tanya dulu apa masalanya dan keberatannya di mana, baru kita sama-sama cari jalan keluar bagaimana,”pungkasnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.