Tak Kunjung Dikerjakan, Material Aspal Lapen Wae Lawas Tercecer di Badan Jalan

0

BORONG-Janji Kepala Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) Engelbertus Anam untuk melanjutkan pekerjaan proyek lapisan penetrasi (lapen) Wae Lawas hanyalah bualan.

Engelbertus sebelumnya berjanji melanjutkan proyek yang bernilai Rp790 juta itu dikerjakan pada akhir Juni. Namun tak kunjung mulai dikerjakan. Media ini kembali konfirmasi, Engelbertus pun berjanji bakal dikerjakan pertengahan Juli. Lagi-lagi hanya janji belaka.

Meski demikian, ada fakta terbaru yang terlihat miris terjadi di lokasi proyek lapen tersebut. Pantauan media ini pada Kamis (19/8/2021), sejumlah drum aspal terlihat pecah. Aspal pun mengalir tercecer di badan jalan yang masih berbatu itu.

Seorang warga yang melintas di jalan tersebut merasa prihatin dengan material aspal yang bocor tersebut. Padahal kata dia, aspal tersebut dibeli menggunakan uang negara.

“Kalau jalannya belum bisa dituntaskan. Tolong jaga material aspal ini supaya tidak bocor. Kan kasihan uang negara dibuang begitu saja. Aspal bocor sama dengan buang uang negara,” gerutunya sembari jalan.

Diketahui, anggaran proyek Lapen Wae Lawas bersumber dari Dana SIlpa 2019 yang berjumlah Rp790 juta berdasarkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes). Anggaran tersebut diperuntukan untuk mengerjakan jalan 1 Km atau 1000 meter. (Redaksi/Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.