PPKM Darurat Diperpanjang, Ekonomi Nasional Diperkirakan Tumbuh Minus

0

JAKARTA-Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah menjaga keseimbangan perekonomian nasional, dan mempersiapkan kondisi pemerintah dalam menghadapi potensi menurunnya pertumbuhan ekonomi nasional untuk kemudian dapat ditentukan langkah antisipasi yang tepat.

Hal tersebut dikatakan Bambang menyikapi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diprediksi akan berdampak pada ekonomi kuartal tiga tumbuh minus 0,5 persen.

Bambang pun meminta Kementerian Sosial segera melaksanakan program perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19, baik program bansos maupun pra kerja.

“Rencana perpanjangan PPKM Darurat diperkirakan akan semakin membuat perekonomian masyarakat menyusut,” ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Bambang juga meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Perhubungan memperhatikan sektor-sektor yang sensitif terhadap penurunan mobilitas, seperti retail, perhotelan, restoran dan transportasi, dan berkomitmen memastikan ada langkah antisipasi yang dilakukan guna mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Pemerintah daerah harus fokus dalam melakukan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 sehingga seluruh sektor dapat bergerak dan diberdayakan secara maksimal,” tegasnya.

Diketahui, PPKM Darurat bakal diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Sebelumnya, PPKM Darurat diberlakukan mulai 3-20 Juli 2021.

Informasi bakal diperpanjangnya PPKM Darurat disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau Hotel Universuty Club UGM, Sleman. Lokasi tersebut merupakan shelter pasien Covid-19.

“Sudah diputuskan bapak Presiden dilanjutkan sampai akhir Juli. Sampai akhir Juli PPKM,” katanya, Jumat (16/7/2021). (Her).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.