Polres Matim Sebut Telah Agendakan Pemeriksaan Kades Golo Mangung

0

BORONG-Polres Manggarai Timur sambut baik desakan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) supaya memanggil dan memeriksa Kepala Desa Golo Mangung Engelbertus Anam.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur (Matim) Ipda Agustian Sura Pratama mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kades Engelbertus.

“Kita sudah siapkan agendanya,” ujar Agustian kepada Infolabuanbajo.com, Kamis (19/8/2021).

Namun Agustian tidak jelaskan secara rinci waktu pemanggilan tersebut. Pasalnya kata Agustian masih terbentur dengan agenda lain. Salah satunya agenda Pemilihan Kepala Desa (Kades). “Nanti saya info kan. Agenda Polres mepet dengan Pilkades,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, TPDI turut memantau proyek lapisan penetrasi (Lapen) Wae Lawas yang kini mangkrak. Koordinator TPDI Petrus Selestinus pun mendesak Polres Manggarai Timur segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Golo Mangung Engelbertus Anam.

Menurut Petrus, fakta di lapangan sudah menjadi bukti akurat bahwa proyek lapen yang tidak tuntas tersebut dananya diduga diselewengkan oleh oknum yang mengurus dan mengerjakannya.

“Segera panggil Kadesnya. Pertanggungjawaban secara hukum alasan mangkraknya proyek tersebut,” ujar Petrus kepada Infolabuanbajo.com, Kamis (19/8/2021).

Apalagi kata Petrus, sejak dikerjakan tak ada papan proyek sebagai bentuk keterbukaan terhadap publik. Ini masuk kategori penyalagunaan wewenang dari pihak yang bertanggungjawab atas proyek tersebut.

“Apa alasan tak pasang papan proyek. Mengapa tidak terbuka terhadap publik. Masyarakat harus tahu semua anggaran negara yang dikeluarkan untuk pembangunan,” tegasnya.

Petrus menegaskan, Kades Golo Mangung dan Pihak kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut diduga telah menyelewengkan dana proyek tersebut. Mereka harus bertanggungjawab atas dana yang berjumlah ratusan juta tersebut.

“Polres segera memanggil mereka. Ini bagian dari Tipikor. Apalagi proyeknya mangkrak. Seharusnya selesai dikerjakan. Mengapa tak lanjut? dananya alir kemana?. Polres harus selidiki kasus ini,” katanya.

Petrus menambahkan, Polres Manggarai Timur jangan hanya menunggu laporan masyarakat. Negara sudah rugi dengan sistem kerja yang mangkrak tersebut.

“Jangan tunggu laporan masyarakat. Segera panggil Kadesnya. Panggil juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Manggarai Timur (PMD). Apalagi Dinas PMD sudah ke lokasi proyek. Segera terbitkan rekomendasi supaya inspektorat segera audit penggunaan anggaran proyek lapen tersebut,” tukasnya. (Redaksi/Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.