PLN NTT Gandeng Brimob Gelar Simulasi Tanggap Darurat Ancaman Teror

0 29

 

Kupang,InfoLabuanBajo.com- PLN Unit Induk Nusa Tenggara Timur menggelar Simulasi Tanggap Darurat Ancaman Teror bersama Detasemen Gegana Satbrimobda NTT. Kegiatan yang meliputi penanggulangan tindak kriminal, ancaman bom, dan ancaman terorisme dilakukan di kantor PLN (Persero) UIW NTT.

Dalam siaran Pers yang diterima InfoLabuanBajo, General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menyatakan PLN sebagai badan usaha negara yang wajib mengamankan aset negara.

Arahan dari Direktur Utama PLN kata dia, harus bisa memastikan aset-aset PLN aman dan dalam menyambut Hari Raya Paskah serta memasuki Bulan Ramadhan, simulasi ini penting dan harus terus ditingkatkan sebagai ajang pelatihan untuk menguji, mengevaluasi dan mengetahui/memahami kondisi darurat dan gangguan.

“Sehingga PLN mampu melakukan mitigasi pengamanan bila kondisi terburuk terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya,Rabu (31/3/2021).

Beberapa simulasi yang dilaksanakan berupa latihan tanggap darurat kriminal, terorisme dan ancaman bom yang melibatkan 27 personil satuan den gegana dengan karyawan dan satuan pengaman PLN yang tergabung dalam Latihan bersama Dalam Penanganan Aksi Teror sejalan dengan Peraturan Pemerintah no. 77 tahun 2019 tentang Pencegahan Tindak Pidana Terorisme dan Pelindungan terhadap Penyidik, Penuntut Umum, Hakim, dan Petugas Pemasyarakatan.

Dalam Pemaparan dijelaskan tentang materi – materi dasar JIBOM (menjinakan bom) ,KBR (kimia, biologi, dan radio aktif) dan WANTEROR ( lawan terror) kepada staf dan security PT PLN dan karyawan sebelum melakukan praktek dan ini adalah teknik awal yang perlu diketahui apabila ditemukan adanya teror bom/teroris baik didalam kantor milik PLN, atau diluar kantor dan seluruh aset – aset milik PT PLN untuk bisa diambil tindakan atau langkah – langkah awal yang dilakukan.

Selanjutnya diperagakan berawal Ancaman Teror melalui telepon kemudian Petugas satuan pengamanan sigap menginformasikan semua pegawai untuk evakuasi dan memberikan informasi kepada Biro K3L di kantor PLN UIW NTT sebagai laporan ancaman di kantor PLN, lalu PLN memberi tahu polisi terdekat, Sehingga Tim Gegana diturunkan dan melakukan evakuasi benda yang dicurigai bom tersebut dan berhasil mengevakuasinya ke depan kantor PLN untuk di tidak lanjuti pemusanahan dan kondisi aman.

”Harapannya, Semoga dengan adanya simulasi ini akan menguji,mengevaluasi dan mengetahui/memahami kondisi darurat dan gangguan sehingga PLN mampu melakukan pengamanan bila kondisi terburuk terjadi sewaktu – waktu dalam menanggapi aksi teror, Terima kasih Brimob atas sinerginya” tutup Jatmiko.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.