Penjabat Kepala Desa Golo Lidi Tak Masuk Kantor, Dana Pemekaran Tak Kunjung Cair

0 0

BORONG– Desa Golo Lidi, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur sudah setahun tidak difungsikan. Desa yang dimekarkan bulan Maret 2020 tersebut dipimpin oleh penjabat sementara Yakobus Nandi. Namun Desa Golo Tolang sebagai Desa induk belum mencairkan anggaran untuk desa tersebut. 

Frederikus Rahang selaku Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Golo Tolang mengaku sudah mempertanyakan pencairan anggaran untuk desa baru tersebut.

Padahal kata Rahang, anggaran untuk desa pemekaran berjumlah 33 persen yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) desa induk. ADD desa induk berjumlah Rp350 juta.

“Saat itu bapa Kades berjanji bahwa dia akan segera mencairkan anggaran 30 % tersebut. Tak hanya itu, bahkan Bapa Kades juga sempat menyampaikan permohonan maaf kepada kami selama empat kali. Karena dia terlambat untuk mencairkan anggaran 30 persen itu,” ujar Rahang kepada Infolabuanbajo.com, Minggu (13/6/2021).

Atas dasar itu kata Rahang, kantor Desa Golo Lidi belum adanya aktifitas. Ia pun mempertanyakan alasan Kades tidak memcairkan anggaran tersebut.

“Kalau tidak ada anggarannya buat apa dulu paksa dimekarkan,” jelasnya.

Bahkan penjabat sementara Desa tersebut sejak dimekarkan belum ada yang masuk kantor yang berdinding bambu itu. “Hanya bendera saja yang kibar sedangkan kantor tutup sudah mau masuk satu tahun tak ada aktifitas apapun,” katanya.

Rahang pun mendesak Kepala Desa Golo Tolang segera mencairkan anggaran tersebut.

Kades Golo Tolang Arkadeus Ngalas pun tidak membantah pernyataan Rahang terkait alokasi anggaran tersebut. Arkadeus mengatakan, dana tersebut belum dicairkan.

“Anggaran untuk desa pemekaran Desa Golo Lidi itu dialokasikan dana dari desa induk berkisar 20 persen hingga 30 persen. Memang sampai saat ini dananya belum kita cairkan. Akan tetapi dalam waktu dekat nanti kami berjanji akan cairkan,” kata Arkadeus, Minggu (13/6/2021).

Namun Arkadeus tidak menjelaskan secara detail alasan tidak kunjuk cairnya anggaran tersebut.

Pantauan Infolabuanbajo.com di kantor Desa Golo Lidi terlihat reot dan tak terurus. Rumput liar menjalar di sekeliling kantor tersebut. Pintu kantor juga terlihat sudah terkunci. Tetapi Bendera Merah Putih masih berkibar. Isi kantor kosong. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.