Pemdes Balus Permai Diduga Gelapkan Anggaran Pasien Covid-19

0

BORONG-Pemerintah Desa Balus Permai Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diduga menggelapkan anggaran untuk 14 orang pasien yang terpapar covid-19. Pasien covid tersebut terpapar pada bulan Januari hingga April.

Hal tersebut diketahui ketika media ini menyambangi rumah para pasien yang pernah terpapar positif covid-19 tersebut. Padahal di setiap Desa, negara telah menyiapkan anggaran dengan jumlah 8% untuk menangani covid-19.

Rika Lin Fina, salah satu pasien yang pernah terpapar covid-19 di Desa Balus Permai mengatakan, dirinya menjalani karantina mandiri di rumahnya. Namun tak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah Desa.

“Waktu itu kami ada 14 orang yang terpapar covid-19 di Desa Balus Permai. Selama masa karantina, kami tidak pernah diberikan bantuan apapun dari pemerintah Desa Balus Permai,” ujar Rika kepada Infolabuanbajo.com, Senin (26/7/2021).

“Bahkan, kami mengabiskan uang Rp500 ribu untuk beli makan maupun obat-obatan selama masa karantina 14 hari. Intinya dari Desa, kami tidak pernah mendapatkan bantuan apapun,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, jumlah orang yang pernah terpapar covid-19 di Desa Balus Permai 14 orang. Alokasi anggaran untuk para pasien terpapar tersebut senilai Rp29.400.000.00.

Biaya uang makan dan minum serta pengobatan setiap pasien Rp150.000 per hari. Dana tersebut dicairkan dari 8% untuk penanganan covid-19 di Desa Balus Permai.

Kepala Desa Belus Permai Albertus Jehaman enggan memberi komentar atas keluhan masyarakat tersebut. Albertus berkelit tengah berada di luar desa. “Saya lagi di luar Desa,” jawab Albertus singkat kepada Infolabuanbajo.com, Senin (26/7/2021). (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.