Pemda Mabar dalam Tekanan Luar Biasa

0

LABUANBAJO-DPRD bersama Pemerintah Daerah Manggarai Barat (Mabar) menggelar rapat paripurna pada Rabu (18/8/2021). Paripurna tersebut membahas Perubahan APBD 2021. Pembahasan ini merupakan pengalaman yang kedua di tengah pademi covid-19.

“Hal yang menarik adalah adanya perbedaan suasana psikologis,” ujat Ketua Fraksi Amanat Indonesia Raya (F-AIR) DPRD Inocentius Peni kepada Infolabuabajo.com, Rabu (18/8).

Pada tahun 2020 kaya Peni, dana Covid mencapai Rp81 Miliar. Target Pendapat Asli Daerah (PAD) hanya Rp120 Miliar dan dana Transfer dipotong cukup besar.

Sementara tahun 2021 ini kata Peni dana Covid lebih kecil. Sedangkan target PAD lebih besar dan potongan Dana Transfer relatif lebih kecil.

“Tetapi tahun lalu tidak sampai terjadi pengurangan gaji TKD, pemotongan Tamsil, Insentif Nakes, pemotongan belanja operasional besar-besaran,” tegasnya.

Atas hal ini kata Peni, pihaknya menilai Pemerintah sepertinya berada dalam tekanan dan kepanikan yang luar biasa. “Semoga tidak sampai kebingungan karena SDM kita masih sama,” katanya. (Her).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.