Pakar Hukum Pidana Tegaskan Akun Flores Kamang Diduga Langgar UU ITE

0

BORONG– Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta Abdul Fickar Hadjar menilai komentar akun facebook Flores Kamang terhadap akun facebook Joshua Firman Jaya diduga melanggar Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Menurut Fickar, komentar akun Flores Kamang diduga telah menyerang pribadi Firman Jaya. Apalagi komentar tersebut secara terang-terangan ditulis dalam kolom komentar facebook.

Fickar menambahkan, akun Flores Kamang diduga telah melanggar Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Bunyi Pasal 27 ayat (3) UU ITE antara lain “setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.

Apalagi dalam ucapan makian akun Flores Kamang menyebut nama binatang. Bahkan menyentil orang tua Firman Jaya dengan makian. Semua ucapan makian tersebut kata Fickar kategori penghinaan. “Ya termasuk (pencemaran nama baik-red),” kata Fickar kepada Infolabuanbajo.com, Kamis (6/5/2021).

Pendapat yang sama juga diutarakan pengamat hukum Serfasius Serbaya Manek. Menurut Serfasius, akun Flores Kamang telah menyerang pribadi Firman Jaya secara membabi buta.

Akun Flores Kamang kata Serfasius harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum. Pasalnya telah merendahkan martabat Firman Jaya.

“Komentar dia diduga telah melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE,” tegas Serfasius kepada Infolabuanbajo.com.

Serfasius mendesak Polres Manggarai Timur memproses kasus tersebut hingga ke tingkat penyidikan. Apa pun alasannya, sebab nama baik Firman Jaya dan keluarganya telah direndahkan tanpa alasan hukum yang jelas.

“Proses kasusnya hingga ke tingkat penyidikan, supaya ada efek jera terhadap terduga pelaku,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, akun facebook Flores Kamang diadukan ke Polres Manggarai Timur (Matim), Flores, NTT, pada Rabu (5/5/2021). Akun tersebut diadukan oleh seorang jurnalis infolabuanbajo.com bernama Martinus Firman Jaya.

Firman mengaku, pihaknya melapor akun tersebut karena diduga telah menghina dirinya melalui komentarnya di media sosial. Bahkan dalam komentarnya, akun Flores Kamang tersebut juga menghina keluarganya dengan kata makian dalam dialeg bahasa Manggarai.

“Saya melaporkan akun facebook Flores Kamang karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap saya dan keluarga saya lewat media sosial,” kata Firman.

Kasus tersebut kata Firman berawal, saat akun Flores Kamang lontarkan kata kasar dalam kolom komentar pada pemberitaan media Infolabuanbajo.com yang diunggah di group facebook Demokrasi Manggarai Timur.

Bahkan kata Firman, tak puas mencaci maki di kolom komentar, akun Flores Kamang juga inbox melalui messenger. Kata-kata kasarnya tak bisa dibendung.

“Penulis dalam pemberitaan tersebut yaitu saya sendiri. Dalam kolom komentar, dia maki saya dan keluarga saya. Melalui inbox juga,” katanya.

Sementara Kanit Tipiter Polres Matim Aiptu Ahmad Dudut Amanto membenarkan aduan Firman tersebut. Menurut Ahmad, pihaknya akan memanggil Firman pada Kamis (6/5/2021) besok.

“Rencana besok kita ambil keterangan pelapor dan saksi,” kata Ahmad kepada Infolabuanbajo.com Rabu malam.

Sementara undangan klarifikasi terhadap pemilik akun Flores Kamang akan dikirim pada Jumat (7/5/2021) mendatang. “Rencana undangan klarifikasi Jumat kita buat. Undangan menghadap (penyidik) Senin (10/5/2021),” katanya.

Ahmad belum memastikan apakah laporan tersebut berakhir dengan jalan mediasi. Pasalnya, belum dilakukan pemeriksaan terhadap pengadu dan teradu.

“Nanti kita lihat dulu perkembangannya. Karena masih sebatas laporan. Kita belum lakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Diketahui Infolabuanbajo.com beberapa edisi terakhir menurunkan berita terkait joroknya toilet di Kantor Bupati Matim. Atas pemberitaan tersebut, akun Flores Kamang mempersoalkan judul berita yang menyebut nama Bupati Matim Agas Andreas.

Pemilik akun Flores Kamang diketahui bernama Wolfhardus Gallery. Dia bekerja sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Manggarai Timur. Dia berada dibawah nakhoda Ketua DPD PAN Matim adalah Agas Andreas yang saat ini menjabat sebagai Bupati. (Red).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.