Optimalkan Pelayanan Kesehatan Bagi Korban Bencana di NTT!

0 37

JAKARTA- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) membangun posko kesehatan di daerah yang terkena bencana di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kerahkan tenaga kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan secara optimal dan menyeluruh kepada korban banjir bandang,” ujar Bambang di Jakarta, Senin (5/4/2020).

Bambang juga meminta Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Dinas Sosial di daerah menyalurkan bantuan kepada para korban bencana. Selain itu mengkoordinir bantuan dari masyarakat serta lembaga.

“Meminta Kemensos bersama Pemerintah Daerah untuk mendata keseluruhan kebutuhan pengungsi ditempat pengungsian, di samping mendata kerusakan baik rumah warga ataupun bangunan gedung yang terjadi akibat bencana banjir bandang tersebut,” tegasnya.

Diketahui, data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 68 orang meninggal dunia.

Rinciannya, jumlah korban meninggal dunia tersebar disejumlah kabupatrn/kota di NTT yaitu 44 orang meninggal di Flores Timur, 11 orang di Lembata, 2 orang di Ende dan 11 orang di Alor.

Selain itu ada lebih dari 70 orang yang masih hilang hingga saat ini. 26 di Flores Timur, 16 di Lembata dan 28 di Alor. Sedangkan, terdapat 15 orang yang luka-luka dan dalam perawatan. 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada dan 5 di Alor. Lalu, sebanyak 935 KK atau 2.655 jiwa terdampak bencana banjir bandang. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.