Lapen Wae Lawas Tak Pasang Papan Proyek, Roman Lendong: Wajib

0 4

BORONG– Anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) Roman Ndau Lendong menegaskan, semua proyek yang menggunakan dana negara harus transparan. Keterbukaan informasi telah diatur dalam Undang-Undang (UU) No.14 Tahun 2008 tentang informasi publik.

Hal tersebut kata Roman berlaku juga untuk proyek jalan lapisan penetrasi (Lapen) Wae Lawas yang dikerjakan tahun 2020 silam. Namun fakta di lapangan, proyek lapen tersebut tidak memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya.

“Wajib (pasang papan informasi-red). Itu bagian dari transparansi. Setiap penggunaan dana publik harus berada dalam kontrol publik,” ujar Roman kepada Infolabuanbajo.com, Rabu (21/7/2021).

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Golo Mangung Engelbertus Anam membenarkan anggaran proyek lapen Wae Lawas bersumber dari dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2019.

Saat itu, Engelbertus mengatakan, pihaknya melanjutkan pekerjaannya pada akhir bulan Juni. Namun pernyataan itu hanya janji belaka. Kemudian Engelbertus berjanji akan dikerjakan pada 12 Juli, lagi-lagi hanya sekedar janji.

Engelbertus pun berkelit saat ditanya CV yang mengerjakan proyek tersebut. Engelbertus beralasan lupa dengan CV yang bermitra dengan desa yang dipimpinnya itu. “Waktu itu dikerjakan oleh CV. Namun CV-nya saya sudah lupa. Apa sudah namanya itu hari. Intinya CV yang bermitra dengan Desa saat itu,” katanya. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.