Ketua MPR RI Tegaskan Batasi Mobilitas Internasional

0

JAKARTA-Pandemi Covid-19 Negara India terus meningkat tajam. Sejumlah Rumah Sakit (RS) di negara yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi itu kewalahan menampung pasien. Dikabarkan satu tempat tidur ditempati oleh dua orang.

Data jumlah kasus COVID-19 di India menembus 200 ribu kasus per hari pada Kamis (15/4/2021) lalu. Angka ini merupakan yang tertinggi di seluruh dunia.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan, kasus tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak termasuk masyarakat Indonesia.

Bambang pun meminta pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 menjadikannya studi kasus dan meningkatkan kewaspadaan dengan menyusun strategi untuk mengantisipasi jika terjadi gelombang lonjakan kasus baru yang mungkin terjadi.

“Salah satunya dengan memperketat kebijakan terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) di area publik khususnya pada momen Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Bambang di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Mengingat kata Bambang, terjadinya gelombang lonjakan kasus baru di India disebut-sebut karena prokes tidak dipatuhi dan adanya kerumunan pada acara keagamaan.

Bambang juga mengingatkan kepada pemerintah untuk fokus menerapkan kebijakan berlapis dengan membatasi mobilitas internasional sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 8 Tahun 2021.

Selain itu pembatasan mobilitas dalam negeri sesuai dengan SE Satgas Nomor 12 tahun 2021, sebagai upaya pemerintah dalam pengendalian kasus Covid-19 di tanah air.

“Kunci utama pemutusan rantai penularan adalah patuh terhadap kebijakan serta tidak abai menjalankan prokes 3M,” tegasnya.

“Terus menyerukan imbauan kepada masyarakat agar selalu disiplin melakukan physical distancing selama masa pandemi serta tetap menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan sabun serta mematuhi kebijakan pemerintah maupun protokol kesehatan, agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19,” tukasnya. (Red).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.