Kepsek Pungut Rp150 Ribu, Siswa Telah Lulus Tak Kunjung Dapat Kostum

0

BORONG-Kepala Sekolah SMPN 1 Poco Ranaka, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (matim) diduga melakukan pungutan uang kepada siswa kelas III pada tahun 2020 silam. Setiap siswa dipungut Rp150 ribu.

Menurut salah satu siswa yang berinisial HS, uang tersebut dikumpulkan untuk membeli kostum sekolah. Namun hingga siswa tersebut dinyatakan lulus SMP, pakaian yang dijanjikan belum diterima.
Padahal pembayaran sudah lunas.

“Saya saat itu masih sekolah, kelas tiga SMPN 1 Poco Ranaka. Kami yang kelas tiga saat itu wajib mengumpulkan uang dengan besaran Rp150 ribu. Uangnya dulu tahun 2020 sudah kami kumpul . Sekarang kami sudah tamat,” ujar HS kepada Infolabuanbajo.com, Rabu (28/7/2021).

HS pun mendesak kepada Kepala sekolah SMPN 1 Poco Ranaka supaya segera mengembalikan tersebut. “Kami minta Kepsek harus kembalikan uang yang sudah kami kumpul. Sebab kami tidak terima pakaian seragamnya. Kami kan sudah tamat,” jelasnya.

Kepala sekolah SMPN 1 Poco Ranaka Hermanus Jehamat tak membantah keluhan HS tersebut. Hermanus membenarkan uang tersebut dikumpulkan kepadanya dari 200 siswa.

“Benar sekali. Saat itu yang kumpul anak kelas tiga. Masing- siswa mereka kumpul 150 ribu. Uang tersebut untuk pembayaran uang kostum satu satu pasang,” kata Hermanus kepada Infolabuanbajo.com, Rabu (28/7/2021).

Hermanus pun menyanggupi permintaan HS selaku mantan siswanya. Ia berjanji akan mengembalikan uang tersebut.

“Saya sudah berjanji kepada mereka. Saya akan kembalikan uang tersebut saat mereka nanti datang ambil ijazah di sekolah,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Timur Basilius Teto mengatakan, pihaknya telah berulangkali menegur Kepala Sekolah tersebut.

“Lagi-lagi itu Kepala Sekolah bikin saya pusing. Sudah lama saya ingatkan. Bahkan sering saya tegur,” ujar Basilius kepada Infolabuanbajo.com dengan nada kesal pada Rabu (28/7/2021).

Basilius pun berjanji akan memanggil Kepala Sekolah tersebut. Dia mengancam akan mutasi Hermanus namun tak merinci lokasi di mana akan ditempatkan.

“Dalam waktu dekat Besok saya akan panggil dia. Iya nanti saya akan kasih pindah saja dia itu. Sudah sering saya ingatkan,” tukasnya. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.