Kasus Mafia Ruko, Polres Didesak Panggil Kadis Koperindag Matim

0

JAKARTA– Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus mendesak Polres Manggarai Timur (Matim) supaya memanggil Kepala Dinas Koperasi UKM Industri dan Perdagangan (Koperindag) terkait kasus jual beli illegal rumah toko (Ruko) di Pasar Borong.

Pasalnya kata Petrus, praktik jual beli illegal tersebut membuat Pemda Matim rugi. Apalagi menjual aset daerah tanpa persetujuan DPRD Matim melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

“Polres Matim segera panggil Kadis Koperindag itu. Aset daerah harus diselamatkan. Di sana ada transaksi gelap,” ujar Petrus kepada Infolabuanbajo.com, Senin (26/4/2021).

Petrus menegaskan, Pemda Matim tidak boleh kalah dengan mafia. Meskipun para mafia tersebut didukung oleh oknum dari Pemda sendiri.

“Ini saatnya Polres Manggarai Timur bekerja. Oknum yang menjual aset daerah harus diseret ke meja hijau. Manggarai Timur harus bersih dari korupsi yang membuat daerah tersebut selalu terbelakang,” tegasnya.

Pihak kepolisian Matim kata Petrus jangan menunggu laporan masyarakat atas kasus tersebut. Investigasi media merupakan salah satu informasi untuk membuka pintu penyelidikan kasus mafia ruko tersebut.

“Kalau ada laporan masyarakat lebih bagus. Tetapi pemberitaan media juga sangat bagus. Segera selidiki dan panggil Kadia Koperindag untuk klarifikasi,” tukasnya. (Red).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.