Kadis Koperindag Matim Bantah Ada Mafia Ruko di Pasar Borong

0

BORONG-Kepala Dinas (Kadis) Koperasi UKM, Industri Dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) Fransiskus P. Sinta membantah sentilan para pedagang pasar Rana Loba, Borong yang adanya mafia rumah toko (Ruko) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Matim.

“Terkait mafia sejauh ini belum ada yang kami temukan,” ujar Fransiskus kepada Infolabuanbajo.com, Jumat (16/4/2021).

Namun Fransiskus berjanji akan menindak tegas oknum yang mempermainkan harga Ruko milik pelat merah itu. “Kalau ada oknum yang mafia akan kami tindak tegas,” katanya.

Ruko Pemda tersebut kata Fransiskus mempunya harga tersendiri. Hitungan harganya dikalikan per meter persegi ukuran panjang dan lebar ruko tersebut. “Setiap meter persegi per bulannya sepuluh ribu rupiah,” jelasnya.

Pemberitaan adanya mafia jual ruko tersebut berawal dari pernyataan Sekretaris Dinas Koperasi UKM, Industri Dan Perdagangan (Koprindag) Matim Efraim D. Gula yang menyebut para pedagang pasar bandel.

Hal tersebut diutarakan Thomas (35) sebagai pedagang Pasar Rana Loba, Borong. Thomas menyentil bangunan Ruko berlantai dua yang dibangun Pemda yang letaknya berdekatan dengan Gedung Pasar.

“Saya tantang Dinas Koperindag Matim. Kalau berani Pemerintah tunjukan semua nama-nama pemilik ruko di Pasar Borong, kan tidak berani. Pemilik Ruko di Pasar Borong Itu satu orang ada yang memiliki sampai tiga bahkan empat Ruko,” katanya.

Bahkan kata Thomas, tak sedikit Ruko tersebut yang diperjualbelikan oleh oknum tertentu. “Pedagang sekarang merasa pemerintah tidak adil karena masih banyak orang yang lebih membutuhkan Ruko tapi tidak dapat,” tegasnya. (Red).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.