Hari TBC Sedunia, Dinkes Manggarai Timur Gelar Workshop

0 59

Borong, InfoLabuanBajo.com- Dalam rangka memperingati hari Tuberkulosis (TB) sedunia Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Kesehatan Matim menggelar Workshop peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusi (SDM) tingkat Kabupaten Manggarai Timur dengan melibatkan, para pengelola TB dari setiap Puskesmas.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat lantai dua kantor Bupati Matim. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah, ‘Setiap Detik Berharga Selamatkan Bangsa Dari Tuberkulosis. Rabu (24/03/2021).

Terpantau, turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar, Kadis Dinkes Matim dr. Surip Tintin, Sekretaris Dinkes Matim Petrus Sudin, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Matim Pranata Kristiani Agas, PMI Matim dan seluruh pengelola TB dari setiap wilayah kerja Puskesmas yang ada di Kabupaten Matim.

Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar pada kesempatan itu menjelaskan, sampai saat ini penyakit tuberkulosis masih ada. Sebuah komitmen kita bersama jadikan Kabupaten Manggarai Timur tereliminasi dari penyakit TBC di tahun 2030.

“Cara kita untuk bisa tereliminasi dari penyakit ini yakni pencegahan dan pengendalian. Satu kata kunci dari pencegahan dan pengendalian ini adalah harus temukan kasusnya, rawat dengan tulus dan sembuhkan sampai total”.

Untuk itu, dengan kita merayakan hari Tuberkulosis sedunia saat ini bukan sekedar kegitan seremonial belaka. Akan tetapi kegiatan ini menjadi kegiatan yang sangat bermakna agar rantai penularan penyakit TBC bisa terkendali dengan baik.

“Saya minta kepada para pengelola TBC dari semua puskesmas yang hadir saat ini. Untuk terus menerus memantau dan memastikan setiap wilayah kerja masing-masing. Agar orang-orang yang menderita TBC bisa terdata dan memberikan perawatan secara rutin. Lakukan hal ini dengan baik”.

Sekda Boni menambahkan, tanggung jawab ini menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu, kepada semua OPD untuk ikut terlibat aktif dalam memantau penyakit ini karna, TBC ada kaitannya dengan kebersihan dan faktor gizi.

“Mari kita sama- sama bertekad untuk bebaskan Kabupaten Manggarai Timur dari penyakit TBC. Jadikan Kabupaten Manggarai Timur menjadi Kabupaten yang tereliminasi dari penyakit TBC di tahun 2030”.

Sementara itu, Kepala Bidang
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Matim Pranata Kristiani Agas dalam laporannya menjelaskan, Kabupaten Manggarai Timur sat ini mencatat 137 kasus TBC positif ditahun 2020 dimana 2 kasus TBC Resisten Obat.

Dari 135 kasus yang dijaring di tahun 2020, 102 pasien sementara mendapatkan pengobatan. Di Tahun 2021 sudah ada 24 kasus TBC baru.

Peringatan hari TBC sedunia yang diperingati tiap 24 Maret adalah momentum untuk mendorong penetapan TBC sebagai isu priontas pembangunan kesehatan nasional serta harmonisasi kepentigan pemangku kebijakan lintas sektor.( Elvis Ontas )

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.