DPRD Matim Bakal Panggil Kontraktor “Kepercayaan” Bupati Agas

0

BORONG- Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dialokasi ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Timur untuk pembangunan tempat upacara Pemda itu dinilai sia-sia. Pasalnya, fisik pembangunan yang menghabiskan dana Rp1,5 miliar itu telah rusak parah.

Pantauan Infolabuanbajo.com di lokasi, terlihat sejumlah titik bangunan retak. Sekitar bangunan yang tak terurus itu terlihat bertumbuh rumput liar.

Wakil Ketua DPRD Manggarai Timur Bernadus Nuel geram melihat proyek yang baru dikerjakan setahun tersebut telah rusak.

DPRD Matim dalam melaksanakan fungsi pengawasannya kata Bernadus akan memanggil kontraktor pelaksana yang dipercayakan oleh Bupati Andreas Agas tersebut.

“Saya sudah lihat kondisi fisiknya. sudah rusak dan retak. Saya tahu baik kontraktornya, besok saya akan panggil itu. Saya akan suruh dia kerja ulang dan harus segera diperbaiki yang rusak itu secepatnya,” ujar Bernadus kepada Infolabuanbajo.com, Sabtu (17/4/2021).

Menurut politisi Hanura ini, pengerjaan tahap kedua proyek tersebut akan dianggarkan Rp2,5 miliar. Pengerjaan tahap pertama kata Bernadus telah
dilakukan serah terima hasil pekerjaan pertama atau Provisional Hand Over (PHO).

“Itu hari kerjanya tahun 2019 dan sudah menghabiskan anggaran Rp1,5 miliar. Tahap duanya belum lanjut itu ,dan setahu saya akan tambah Rp2,5 miliar,” jelasnya.

Infolabuanbajo.com pun telah menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Yohanes Marto yang bertanggungjawab atas proyek itu. Tetapi yang bersangkutan tidak bisa dikonfirmasi. Sebab ponselnya tidak aktif. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.