Dinas PMD Matim Diam-Diam ke Desa Golo Mangung, Kadis Gaspar Nanggar Bungkam

0 0

BORONG-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Manggarai Timur diam-diam meninjau langsung proyek jalan lapisan penetrasi (Lapen) Wae Lawas, Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara pada Kamis (1/7/2021).

Staf Internal Dinas PMD membenarkan hal tersebut. Staf yang tak menyebut namanya tersebut memastikan bahwa Kadis PMD telah mengintruksikan kepada bawahannya agar turun langsung ke Desa Golo Mangung. Hal tersebut di ketahui ketika Infolabuanbajo.com menyambangi kantor Dinas PMD Matim, Jumat (02/07/2021)

Sala seorang staf Dinas PMD kepada Infolabuanbajo.com mengatakan bahwa pegawai utusan kadis PMD sudah turun ke Desa Golo Mangung sejak Kamis, (01/07/2021) kemarin.

“Kemarin sudah turun pegawainya pak. Mereka sudah turun kemarin ke Desa Golo Mangung,” katanya kepada Infolabuanbajo.com, Jumat (2/7/2021).

Infolabuanbajo.com sudah berupaya menemui Kadis PMD, namun kata pegawai tersebut, Kadis PMD tengah ikut pertemuan di kantor DPRD Matim.

Infobauanbajo.com pun berulang-ulang kali mengkonfirmasi kadis PMD melalui ponselnya, namun pria dengan nama lengkap Gaspar Nanggar itu enggan merespon alias bungkam.

Padahal sebelumnya kepada Infolabuanbajo.com, Kadis PMD berjanji akan perintahkan stafnya agar turun langsung ke Desa Golo Mangung untuk mengecek proyek Pekerjaan jalan lapen yang diduga bermasalah itu.

“PMD akan turun langsung ke Desa Golo Mangung itu. Nanti kalau bukan hari Kamis (01/07), kita akan pergi hari Jumat (02/07),” ujar Gaspar Nanggar sebelumnya kepada Infolabuanbajo.com

Infolabuanbajo.com Juga sudah berupaya konfirmasi hal tersebut kepada Yohanes Triyadma selaku Kepala Seksi (Kasi) PMD Matim. Namun ponsel yang bersangkutan tidak aktif.

Sebelumnya Diberitakan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) Gaspar Nanggar mengatakan, pihaknya akan memeriksa langsung proyek jalan lapisan penetrasi (Lapen) yang menghubungkan Wae Paci ke Wae Lawas, Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara pada Kamis (1/7/2021) mendatang.

Menurut Gaspar, pihaknya akan membandingkan laporan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDES) dengan bukti fisik di lapangan proyek yang mangkrak tersebut.

“Tadi kita sudah lakukan pertemuan serentak dan kita sudah putuskan untuk hari Kamis akan langsung periksa proyek jalan lapen tersebut. Nantinya kita akan periksa semua APBDES untuk kita sandingkan dengan bukti fisik di lapangan,” ujar Gaspar kepada Infolabuanbajo.com, Selasa (29/6/2021).

Lanjut Gaspar, pihaknya juga akan menanyakan kesepakatan antara pemerintah Desa dengan pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut. Sebab dalam laporan APBDES, lapen tersebut dikerjakan tahun 2020 dengan pagu anggaran Rp790 juta. Sementara panjang pekerjaan 1000 meter.

“Kita juga nanti akan tanya itu terkait pihak ke tiga yang mengerjakan proyek jalan lapen tersebut. Dan seperti apa hasil kesepakatan desa antara pihak ke tiga tersebut, sehingga masih ada aspal yang sisa dan berserakan di pinggir jalan,” katanya.

Gaspar menambahkan, pihaknya telah menghubungi Kepala Desa (Kades) Golo Mangung Engelbertus Anam. Namun yang bersangkutan tidak bisa dihubungi.

“Sejak dari kemarin kita sudah usaha untuk kotak Kadesnya, tapi belum berhasil dihubungi,” tukasnya. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.