Pendidikan

Hal yang Harus Kalian Ketahui Saat Memilih Kampus

Harus Kalian Ketahui – Pastinya diantara kalian ada yang baru lulus ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke perguruna tinggi, Pasti kamu sedang galau dan bingung mau ke universitas mana sesuai dengan minat dan bakat kalian ataupun kampus idaman. Tenang ada berbagai hal yang harus kalian ketahui agar segera memperoleh kampus idamanmu.

Mungkin untuk teman – teman yang baru lulus sekolah menengah atau kejuruan tidak perlu pusing untuk memilih universitas kampus yang sesuai denga minat dan bakat mereka karena pada dasarnya teman SMK sudah dipersiapkan sesuai jurusan atau untuk dunia kerja selanjutnya

Inilah hal yang wajib kalian ketahui saat memilih kampus idaman:

1. Lokasi Kampus

Saat ini kamu mulai memilih kampus yang kamu pilih lokasinya apakah dekat dari rumah atau jauh dari rumah, didalam kota atau luar kota, karena mengetahui tempat kalian memilih lokasi kampus kalian bisa merencanakan biaya yang kan dihabiskan. Kalian bisa cari kampus idamanmu:

2. Tentukan Jurusan Dengan Passion kalian

Yang mesti kalian perhatikan sebelum memilih kampus idaman adalah harus menentui jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan kalian, Jangan sampai nanti saar kalian masuk ke kampus perguruan tinggi, kalian bisa merasa salah pilih jurusan. Apabila kalian belum tahu jurusan apa yang akan dipilih, kalian bisa konsultasikan dengan BK disekolah kalian.

3. Tentui Kampus Negeri atau swasta

Di indonesia banyak siswa yang memilih universitas negeri menjadi prioritas bahkan masuk jurusan yang tidak sesuai minat dan bakatnya. Suatu alasn masuk kempus negeri adalah biayanya yang relatif murah, namun pada kenyataanya dikampus swasta bayarannya juga tidak terlalu mahal, sebab banyak kampus swasta yang tersedia program beasiswa, sampai biaya tidak terlau mahal.

4. Ketahui biaya kuliah dan Sekitar kampus

Ini menjadi terpenting agar kalian membuat anggaran yang sesuai untuk kuliah, kalian dapat mencari di internet, atau bisa tanya tanya kakak kelas kalian yang sudah diterima dikampus yang akan kalian tuju.

BACA JUGA : Kehidupan Kampus baru untuk Mahasiswa baru Masuk

5. Konsultasi Dengan Orang Berpengalaman

kalian dapat membicarakan pilihan pendidikan yang tinggi yang baik dengan orang terpercaya seperti orang tua, teman atau orang yang lebih berpengalaman. Konsultasi pasti akan memberi penimbangan dari sisi positif dan negatif.

Inilah 5 Rekomendasi Universitas Terbaik Semarang

Universitas Terbaik di Semarang – Sebagai kota metropolitan terbesar kelima, Semarang memiliki banyak hal menarik, termasuk sarana dan prasarana pendidikan. Kota semarang dikenal sebagai kota industri, Semarang ternyata juga cukup populer dikenal sebagai kota pendidikan di Indonesia.  saya bermaksud mendaftar PMDK-sejenis SNMPTN di era sekarang-di salah satu universitas di Semarang yang menjadi favorit banyak calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kota Semarang memiliki perguruan tinggi negeri dan swasta terbaik. Begitu banyak mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang belajar di kota ini. Berikut adalah 3 universitas terbaik di Semarang terakreditasi A.

Daftar Universitas Terbaik di Semarang :

1. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Universitas Diponegoro (Undip) didirikan pada tanggal 9 Januari 1957 dan merupakan universitas negeri di Kota semarang. Kata Diponegoro sendiri diambil dari nama pahlawan nasional, Pangeran Diponegoro. Undip memiliki motto yaitu Universitas Riset Unggulan.

Undip sendiri sudah berdiri sejak tahun 1956 namun saat itu masih merupakan perguruan tinggi swasta. Baru pada tahun 1961, Undip diresmikan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri.

2. Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Universitas Negeri Semarang (Unnes) didirikan slot bonus new member pada tahun 1965 sebelum lebih dikenal sebagai IKIP Negeri Semarang. Dengan dikeluarkannya keputusan Presiden No. 124 tahun 1999, IKIP Semarang kemudian berganti nama menjadi Universitas Negeri Semarang disingkat UNNES.

Universitas Negeri Semarang (Unnes) memiliki fakultas dan Program Studi, yaitu Fakultas Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Olahraga, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana.

3. Universitas Islam Negeri  Walisongo Semarang

Universitas Islam Negeri Walisongo didirikan pada tanggal 6 April 1970. Perguruan Tinggi ini memiliki Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushluddin dan Humaniora, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Fakultas Sains dan teknologi, dan Program Pascasarjana.

4. Universitas Islam Sultan Agung

Universitas Islam Sultan Agung sudah cukup populer di Indonesia, bahkan kampus swasta ini telah memantapkan dirinya sebagai Universitas Islam kelas dunia dan secara konsisten mengembangkan empat strategi pendidikan yang kini menjadi ciri khas UNISSULA sendiri. UNISSULA memiliki motto yaitu Bismillah membangun generasi Khaira Ummat. Universitas ini didirikan pada tanggal 16 Dzulhijjah 1381 H atau 20 Mei 1962 M.

5. Universitas Islam Negeri  Walisongo (UIN WALISONGO)

UIN Walisongo adalah salah satu universitas Islam di Semarang dan merupakan satu-satunya yang berstatus negeri. UIN Walisongo sendiri didirikan pada tahun 1970. Sebelum Desember 2014, UIN Walisongo bernama IAIN Walisongo dan berubah status menjadi Universitas. Status universitas diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Inilah 5 Universitas di Semarang Terbaik 2023

Inilah 5 Universitas di Semarang Terbaik 2023 – Selain populer sebagai kota industri, ternyata Semarang juga cukup populer sebagai kota pendidikan di Indonesia. Anda bisa mendapatkan banyak universitas yang bisa di jadikan tempat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Apalagi, kota ini di kabarkan menjadi salah satu tujuan utama lulusan SMA/SMK/MA di Jawa Tengah yang ingin melanjutkan pendidikan.

Daftar Perguruan Tinggi Terbaik di Semarang

Kota Semarang memang memiliki banyak link slot gacor perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang memiliki kualitas sangat baik (akreditasi A). Sejumlah nama universitas di Semarang bahkan berhasil masuk dalam daftar besar universitas terbaik di Indonesia.

1. Universitas Diponegoro

Di dirikan pada tahun 1957, kampus yang lebih akrab di sebut UNDIP ini merupakan salah satu Universitas Semarang Jawa Tengah yang masuk dalam peringkat 10 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan peringkat ke-7. Tidak hanya sebagai kampus favorit masyarakat Kota Semarang, universitas ini juga menjadi salah satu kampus favorit bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menuntut ilmu.

2.Universitas Negeri Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang di selenggarakan bersama oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia. Sebelum menjadi Universitas Negeri Semarang, kampus yang menempati peringkat 22 perguruan tinggi terbaik di Indonesia ini dulunya adalah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang. Perubahan status IKIP Semarang menjadi UNNES terjadi pada tahun 1999 dengan keluarnya Keppres No. 124 Tahun 1999 tentang perubahan IKIP Semarang.

3.UDINUS

Menduduki peringkat 31 se-Indonesia, UDINUS masuk dalam jajaran perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Tengah. Keyakinan manajemen UDINUS dalam mengimplementasikan slogan cyber university membuat UDINUS cukup populer dengan program studi Teknologi Informasinya. Universitas ini berhasil mencetak lulusan informatika dan teknologi terbaik di Jawa Tengah.

4.UNISSULA

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Semarang dengan akreditasi A, UNISSULA menduduki peringkat ke-59 jajaran perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Universitas Islam Sultan Agung memang sudah cukup populer di Indonesia, apalagi kampus swasta ini telah mengukuhkan diri sebagai World Class Islamic University dan secara konsisten mengembangkan empat strategi pendidikan yang kini menjadi ciri khas UNISSULA.

5. Universitas Islam Negeri Walisongo

Terletak tepat di Jalan Walisongo No. 3-5, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, jika Anda ingin belajar agama di tingkat universitas negeri, UIN Walisongo bisa menjadi pilihan prioritas Anda. Berdasarkan pemeringkatan Webometrics, universitas Islam sbobet mobile swasta ini berada di peringkat 71 se-Indonesia dan peringkat 4895 dunia. Universitas ini sering mengadakan kerjasama dan studi banding dengan universitas lain di Indonesia.

Perbedaan Pendidikan Masa Lalu dan Masa Kini

Perbedaan Pendidikan Masa Lalu dan Masa Kini

Perbedaan Pendidikan Masa Lalu dan Masa Kini – INDEKS pembangunan manusia (IPM) Indonesia merosot dari peringkat 110 ke 113 dari 188 negara (United Nations Development Programme UNDP, 2017). Hasil laporan UNDP tersebut sekaligus menempatkan Indonesia dalam kategori pembangunan manusia tingkat menengah atau stagnan dari kategori tahun-tahun sebelumnya. Hal itu semua menunjukkan masih banyaknya pekerjaan rumah bagi dunia pembangunan manusia di Indonesia.

Perbedaan Pendidikan Masa Lalu dan Masa Kini

Bangsa yang ingin maju dan beradab akan terlihat dari pola pendidikan yang dilaksanakan oleh bangsa tersebut. Pendidikan merupakan penentu gerak langkah bagi kemajuan suatu bangsa. Dalam situasi Perang Dunia II, ketika Jepang dijatuhi bom atom oleh sekutu, maka Kaisar Hirohito memanggil para menterinya dan bertanya, ”masihkah ada guru yang tersisa“. Hal ini menunjukkan Jepang boleh saja hancur secara fisik, tetapi jiwa kependidikan merupakan faktor paling utama.

Pendidikan Saat ini

Dunia pendidikan kita hari ini, diakui atau tidak, sedang mengalami gejala penurunan kualitas sumber daya manusia, mulai dari tawuran antarpelajar, premanisme di kalangan pelajar, narkoba, pemerkosaan, dan berbagai aneka tindak kejahatan yang dilakukan pelajar, mulai dari tingkat SD sampai perguruan tinggi. Hal ini dilakukan sebagian oknum pelajar dan mahasiswa kita. Begitu juga dengan adanya tindak kekerasan oleh oknum guru yang berlebihan dalam mendidik siswa-siswanya.
Pada saat sekarang, guru sudah hampir tidak lagi mengajar dan memberikan materi lewat media papan tulis kapur. Mereka cenderung mengikuti perkembangan zaman dan perlahan di daerah-daerah yang tidak terlalu terpencil pun mengikuti penggunaan media modern seperti di kota-kota besar, seperti menggunakan media komputer untuk mengajar, dengan proyektor di setiap kelas, dan membuat Power Point untuk menyampaikan materi. Kapan pun dan di mana pun, jika ada akses internet dengan mudah kita bisa mendapatkan informasi tersebut. Akan tetapi, apakah semua itu sudah membuat pendidikan kita lebih berkualitas?
Ternyata sarana dan prasarana yang lebih baik saat ini, ditambah dengan kemampuan yang mudah untuk mengakses tekhnologi informasi dalam pembelajaran, belum menjamin meningkatnya kualitas pendidikan. Ketergantungan pada nilai akhir dari pembelajaran, tanpa memperhatikan proses belajar-mengajar, akan sangat membuka ruang pembibitan perilaku korupsi.

Pendidikan di Masa Lalu

Melihat Indonesia jauh sebelum merdeka, pendidikan dalam bentuk berdirinya sekolah sudah ada. Seperti penjajahan Belanda yang berlangsung sekitar 350 tahun telah memberikan warna tersendiri bagi pendidikan bangsa Indonesia. Di tengah tekanan penjajah, tetap ada bangsa Indonesia yang mengecap perkembangan pendidikan dan keilmuan. Tersebutlah waktu itu para pemuda Indonesia yang mengenyam pendidikan, seperti Soekarno, M Hatta, M Yamin, dan Agus Salim. Artinya, pendidikan Indonesia masa kolonial pernah menelurkan beberapa tokoh dan pakar keilmuan yang nantinya menjadi pimpinan pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Sekitar tahun ’70 sampai ’80-an, dunia pendidikan di Indonesia mulai dilirik dan disegani bangsa lain, terutama negara tetangga, seperti Malaysia. Mereka tertarik dengan kemajuan pendidikan Indonesia. Negara tersebut mengirim putra terbaiknya untuk belajar di Indonesia. Banyak pelajar dan mahasiswa dari negara tetangga tersebut yang menuntut ilmu di Indonesia, kemudian nanti setelah tamat mereka mengembangkannya di negara asal. Slot Gacor
Harus diakui dunia pendidikan saat itu masih menganut sistem pendidikan yang sangat mementingkan kualitas peserta didik. Anak-anak sekolah dasar kelas I fokus hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Tidak heran apabila kemampuan menulis, berhitung, dan membaca mereka nyaris sama baik ketika mereka sudah dewasa. Sikap dan karakter mereka pun dapat dikatakan sama dan mempunyai ciri khas sebagai murid yang sangat patuh pada guru dan orang tua. Sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi dunia bermain anak, dengan kurikulum yang tidak terlalu padat, serta pelajaran yang terfokus. Anak-anak sangat senang bersekolah dan tidak menjadi beban bagi mereka ketika tiba di sekolah dengan setumpuk PR dan macam-macam tugas lain dari gurunya.
Dukungan yang kuat dari masyarakat dan keluarga terhadap pendidikan anak-anak mereka, menciptakan lembaga-lembaga pendidikan yang benar-benar berfungsi bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, melainkan juga tempat membentuk karakter dan budi pekerti yang baik bagi anak didik. Pada masa itu, keberhasilan seorang anak tidak hanya dilihat dari bentuk angka dan ranking atau lulus dan tidak lulus, tetapi dilihat dan sangat diperhatikan juga moralitasnya. Tidak heran, banyak orang tua dan masyarakat yang menganggap biasa apabila ada anak yang belum lulus dalam ujian atau ada anak yang meraih angka rendah dalam hasil ulangannya.
Menurut Loughran (2006), norma dan yang dianut guru akan muncul dalam pembelajaran dan memengaruhi bagaimana siswa akan mengembangkan nilai dalam proses pembentukan identitas dan perkembangan pribadinya. Guru adalah identitas yang melekat dengan profesinya karena bagian dari curahan keilmuan, nilai dan karakter serta adanya semangat pengabdian yang tulus. Profesi guru dahulu tidaklah mudah, guru pada masa lampau harus siap dengan penghasilan yang boleh dikatakan cukup, akan tetapi hal ini tidak memengaruhi kinerja mereka, begitu disiplin, tekun dalam mendidik murid-muridnya.