BI dan Bank Sentral Brunei Darussalam  Kerja Sama Anti Pencucian Uang

0

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Brunei Darussalam sepakati kerja sama anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (APU-PTT) di bidang sistem pembayaran.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Managing Director Brunei Darussalam Central Bank (BDCB) Rokiah Badar, berlaku efektif per Juni 2021.

“Kesepakatan ini menunjukkan komitmen BI dalam memperkokoh integritas sistem keuangan serta menjawab berbagai tantangan yang makin kompleks di bidang sistem pembayaran di kedua negara,” ujar Perry dalam keterangan resminya, seperti dikutip Jumat (2/7/2021).

Dengan adanya nota kesepahaman ini, diharapkan mampu memperkuat kerja sama dalam penerapan kebijakan APU PPT di bidang sistem pembayaran.

Antara lain, hal-hal yang berkaitan dengan kerangka hukum dan pengaturan, metode pengawasan, serta kerangka pelaporan transaksi.

Kemudian, kerja sama nantinya dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, seperti policy dialogue, pertukaran data dan informasi, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM). (AA)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.