Benny Susetyo: Aplikasi Pancasila Tanggungjawab Media

0

JAKARTA-Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menegaskan, berbicara Pancasila selama tidak di-batin-kan dengan perilaku politik, ekonomi, kebudayaan dan pendidikan belum menjadi ideologi praksis dalam kehidupan.

“Ukuran orang itu Pancasila atau tidak, dia punya rasa atau tidak, kalau orang punya rasa kemanusiaan, meskipun dia bersalah apapun,” ujar Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).

Lanjut Benny, orang yang mengamalkan Pancasila tidak boleh memperlakukan orang menjadi binatang atau tidak boleh mencederai orang lain.

“Karena kalau orang melakukan kekerasan itu sama saja melukai wajah Tuhannya, itu internalisasi nilai ketuhanan,” katanya.

“Orang yang memiliki rasa internalisasi, rasa ketuhanan, rasa kemanusiaan dan orang yang menebar kebohongan, kebencian, merusak martabat manusia, itu sebenarnya tidak punya rasa ketuhanan,” tambahnya.

Benny menegaskan, aplikasi Pancasila bukan hanya tanggung jawab BPIP dan MPR tetapi juga tanggung jawab media.

“Media itu sarana, alat untuk menjaga persatuan. Kalau medianya tidak selektif dan media itu tidak menjadi role model, kita bisa menghancurkan bangsa ini,” tukasnya. (Her)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.