Benahi Sengkarut Data Kemiskinan

0

JAKARTA– Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk segera membenahi sengkarut data kemiskinan melalui pemutakhiran data pada sistem big data yang digunakan dalam membangun database kemiskinan yang valid di Indonesia.

“Mengingat data kemiskinan sudah menjadi masalah sosial dalam kebijakan pembangunan di Indonesia,” ujar Bambang di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Bambang juga meminta Kemensos untuk lebih fokus pada persoalan data kemiskinan tersebut di samping meningkatkan pengawasan terhadap kebijakan yang terkait dengan pengentasan kemiskinan.

“Kemiskinan masih terus meningkat khususnya ditengah pandemi Covid-19 dan berpotensi membawa Indonesia ke jurang resesi,” tegasnya.

Selanjutnya Bambang meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama memverifikasi dan mengintegrasikan data-data penerima bantuan sosial, di samping memperluas cakupan penerima bansos dan menyeragamkan nilai bantuan.

“Agar data yang diperoleh aktual dan akurat sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai target yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Sebelumnya Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mempertanyakan Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (bansos). Risma mengaku pusing memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak pernah diperbarui sejak 2015.

Yandri mempertanyakan hal itu karena khawatir tidak ada pembaruan data selama 10 tahun terakhir. Sebab menurutnya, dalam kurun waktu tersebut banyak perubahan data kependudukan, seperti alamat tempat tinggal maupun kondisi perekonomian warga. (Her).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.