Bangunan Rp546 juta Belum Rampung, Kades Pong Ruan Malah Minta Rp1 Miliar

0 0

BORONG– Pembangunan aula Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur dengan pagu anggaran Rp546 juta belum rampung. 

Bangunan yang dikerjakan sejak 2019 silam itu dinding bangunannya belum dipasang. Sejumlah material berserakan. Sekitaran bangunan ditumbuhi rumput liar.

Kepala Desa Pong Ruan Dosansianus T. Lewagan mengaku ratusan juta tersebut telah habis. Menurut dia, pembangunan aula dua lantai itu dikerjakan dua tahap. Tahap pertama tahun 2019 dengan anggaran Rp350 juta. Sementara tahun 2020 menghabiskan anggaran Rp196 juta.

“Memang benar hingga saat ini pembangunannya belum selesai di bangun. Karena kita juga akan pikirkan untuk tamba lagi anggaranya. Kita kan buat lantai dua sehingga menurut saya harus Rp1 miliar aula itu. Biar megah,” ujar Dosansianus kepada Infolabuanbajo.com, Sabtu (26/6/2021).

Pertimbangan lain kata dia, aula tersebut setelah dibangun peruntukannya multifungsi baik untuk masyarakat maupun pemerintah desa.

“Rencananya kita akan jadikan kantor BPD dan untuk kantor PKK juga. Kalau aula itu orang pakai kan nanti uangnya jelas bisa untuk tambakan PAD desa,” katanya.

Namun seorang warga Desa Pong Ruan yang berinisial FT mengaku kesal dengan mangkraknya pembangunan tersebut. Padahal sudah menelan dana ratusan juta.

“Sebenarnya masih ada pembangunan lain yang harus lebih diprioritaskan oleh Kades Pong Ruan. Misalkan seperti pembangunan rabat beton, jalan tani, kebutuhan air untuk masyarakat , ataupun jenis pembangunan yang lebih diprioritaskan. Diduga kuat modus untuk korupsi,” kata FT kepada Infolabuanbajo.com, Minggu (27/6/2021).

FT pun meminta inspektorat Manggarai Timur segera mengaudit penggunaan anggaran tersebut.

“Layangkan surat ke Inspektorat untuk audit penggunaan Dana Desa untuk pembangunan aula kantor Desa Pong Ruan,” katanya. (Firman Jaya).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.