Bahas Bisnis Kuliner Selama pandemi, Kemenparekraf Gelar Workshop di Labuan Bajo

0 116

Labuan Bajo,InfoLabuanBajo.com-bisnis kuliner menjadi salah satu sektor yang terganggu selama pandemi Covid 19 terjadi sejak tahun lalu.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf RI, Hanifah Makarim, mengatakan, pandemi covid 19 yang masih berlansung di Indonesia membawa dampak lansung pada ketidakstabilan ekonomi.

Karena kondisi ini, kata Makarim, pihaknya menggelar Workshop sebagai upaya untuk pemulihan ekonomi khususnya bagi para pelaku usaha kuliner.

“Oleh karena itu pemerintah perlu ada langkah strategi, untuk memulihkan perekonomian negara ini yang diinisiasi oleh Kemenparekraf/Baparekraf Direktorat Akses Pembiayaan dengan tujuan meningkatkan pengembangan bisnis mereka,” ungkap Makarim saat kegiatan.

Makarim menjelaskan, kegiatan tersebut difokuskan pada pengembangan bisnis kuliner di masa pandemi Covid-19. “Sehingga kegiatan ini berdampak pada peningkatan aset, pendapatan, dan daya saing yang berkualitas,” katanya.

Adapun permasalahan yang banyak dihadapi oleh para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, ungkapnya, biasanya ketika menjalankan usaha tidak visible dan bankable, sehingga tidak dapat mengajukan pembiayaan ke perbankan maupun non perbankan.

Lebih lanjut Makarim mengatakan, saat ini kegiatan terfokus pada sub sektor kuliner. Karena potensi sub sektor tersebut saat ini menunjukkan trend positif dan terus meningkat setiap tahun.

Rangkaian kegiatan diskusi tetap mengikuti protokol kesehatan. Hadir beberapa pembicara di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mabar, Augustinus Rinus, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mabar, Fransiskus Sukur.

Juga beberapa narasumber lainnya seperti Chief Marketing Officer PT Ultima Rasa Akselerasi, Bp. Bonnie Susilo, Chief Executive Officer Sirtanio Organic Indonesia, Bp. Ahmad Tessario, Owner & Chief Technology Officer Cokelat Ndalem.

Pada sesi talk show dengan tema “Cara Penyusunan Laporan Keuangan dalam Mengakses Pembiayaan, Kemenparekraf juga menghadirkan secara online Lead Key Account Management dari Fintech peer to peer lending Koinworks, Ramdony Alamsyah, dan Co-Head Advisory dari finansialku.com, Ibu Resty Zwestika.

Hadir juga dalam workshop ini kepala Dinas Koperasi dan UKM Manggarai Barat, Fransiskus Sukur dan Kadis Pariwisata, Agustinus Rinus.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.