Apotik Bunda Labuan Bajo Benarkan Harga PCR Jutaan, Ini Alasannya

0

LABUANBAJO-Apotik Bunda membenarkan sebuah struk pembayaran harga polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 dengan total Rp2.690.000 yang sempat viral di media sosial adalah milik mereka.

Struk tersebut dikeluarkan oleh apotik yang beralamat di Jalan Alo Tonis, Kompleks Bandara, Labuan Bajo, Manggarai Barat itu pada Rabu (18/8/2021).

“Memang betul bahwa itu merupakan struk yang dicetak oleh Apotek Bunda,” ujar Pemilik Apotik Bunda dr. Paulina Febrianty kepada Infolabuanbajo.com, Kamis (19/8/2021).

“Dan memang kami menyediakan layanan pengambilan sampel PCR yang sampelnya akan dikirimkan ke Laboratorium (Resmi yang diakui Kemenkes) di Pulau Jawa dan Bali,” tambahnya.

Paulina juga membenarkan harga Rp2.690.000 seperti yang tertera pada struk yang beredar. Menurut Paulina, harga tersebut merupakan harga PCR Tes Cepat Molekuler (TCM).

“PCR TCM yang hasilnya keluar 3-5 jam setelah sample tiba di laboratorium dan diproses di laboratorium,” jelasnya.

Lanjut Paulina, pihaknya membayar kepada laboratorium mitra Rp1.500.000 untuk layanan PCR TCM. Hasilnya akan keluar dalam rentang waktu 3-5 jam. Namun biaya tersebut kata Paulina di luar biaya bahan habis pakai, logistik dan biaya operasional.

“Sekedar pemberitahuan juga bahwa, pelanggan yang memberikan struk seharga Rp2.699.000 tersebut juga datang ke kami dan kami berikan perincian pilihan PCR yang bisa dipilih. Tetapi pelanggan tersebutlah yang memilih menggunakan PCR express 3-5 jam. Pihak kami sudah menjelaskan masalah biaya dan pihak pelanggan lah yang tetap memilih opsi tersebut,” katanya.

Terkait surat edaran bernomor HK.02.02/I/2845/2021 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai tarif tes Covid-19 yang menggunakan RT-PCR hanya berlaku untuk layanan 24 jam.

“Surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan mengatur mengenai harga layanan PCR 24 jam, bukan layanan PCR express,” tegasnya.

Berikut rincian harga PCR yang dikeluarkan Apotik Bunda, yakni:

1. Biaya PCR EXPRESS (HASIL 3-5 JAM) Rp1.500.000

2. Biaya pengiriman sampel medis kategori berbahaya (Dangerous Good-DG) via udara dari Labuan Bajo ke Bali/Jakarta Rp670.000

3. Transportasi sampel medis kategori berbahaya dari Cargo Domestik Airport ke Laboratorium Rp50.000

4. TABUNG VTM (tabung pengambilan sampel medis PCR) Rp40.000

5. Pengemasan khusus (sesuai syarat KKP dan maskapai):

-COOL BOX (khusus untuk mencegah kontaminasi bahan berbahaya) Rp270.000

– STEROFOAM khusus (kedap udara) Rp30.000

– PACKINGAN (10 lapis) : (DUS, MIKA, PLASTIK,Buble wrap, LAKBAN) + ATK Rp70.000

– ICE PACK (menjaga suhu sampel tetap terjaga dan sesuai standar laboratorium tujuan) Rp30.000

6. Proses pengambilan sampel medis kategori berbahaya membutuhkan : APD (gown, masker n95, haircap, masker bedah, handscoon, faceshield) Rp50.000

Biaya tersebut kata Paulina tidak termasuk jasa dokter, biaya operasional apotek dan pegawai, belum ditarik keuntungan dan belum termasuk biaya tak terduga. (Redaksi/Her).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.