Aksi Bikini Dinar Candy Berujung Tersangka, Sosiolog: Maju Kena, Mundur Kena

0 3

JAKARTA-Sosiolog dari Universitas Atmajaya Jakarta Hubertus Ubur menilai masa pandemi covid-19 membuat situasi makin sulit. Hal tersebut diutarakan Hubertus menanggapi aksi berbikini Disc Jockey (DC) Dinar Candy sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan perpanjangan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

“Situasi saat ini memang sulit, maju kena mundur kena. Prokes tidak ketat, penularan covid susah dibendung. Banyak yang meninggal, negara kena penilaian,” ujar Hubertus kepada Infolabuanbajo.com, Jumat (6/8/2021).

Hubertus menduga aksi demo berbikini Dinar Candy mempunyai lebih dari satu alasan. Pertama kata Hubertus, Dinar kekurangan job atau orderan pekerjaan selama pandemi berlangsung. “Ekonominya terganggu padahal pola hidup biasanya glamor,” katanya.

Alasan kedua kata Hubertus, bisa jadi Dinar Candy mau lebih heboh dari DJ yang lainnya. Namun kata Hubertus, ada alasan yang lebih mulia dari aksi nekad tersebut yakni menyuarakan kepentingan rakyat yg menderita kemiskinan. “Jadi serba salah,” jelasnya.

Menurut Hubertus, keadaan rumit masa pandemi covid-19 ini diperparah oleh dua faktor. Pertama, sikap rakyat yang memang kepala batu. Berbagai larangan dan anjuran pemerintah dilanggar dengan alasan tradisi budaya dan agama atau yang sifatnya hedonistik. “Seperti rekreasi ke tempat wisata dll,” katanya.

Faktor kedua kata Hubertus, kentalnya kepentingan politik. Bukan rahasia lagi bahwa pihak-pihak yang berbeda politik dengan pemerintah memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan politik mereka termasuk menggulingkan pemerintahan yang ada.

Diberitakan, Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Dinar Candy (DC) sebagai tersangka. Dinar diduga melanggar Undang-Undang (UU) tentang pornografi atas aksi berbikini di pinggir jalan.

“Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana pornografi dalam pasal 36 ancaman denda Rp 10 miliar,” ujar Kapolres Jaksel Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Menurut Azis, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara. “Setelah melalui tahap penyelidikan dan memenuhi bukti dan keterangan saksi. Dari penyelidikan, naik ke penyidikan dengan alat bukti yang ada,” jelasnya.

Diketahui, Dinar Candy melakukan aksi tidak senonoh di ruang publik. Dia berbikini dalam menyampaikan kekecewaan di muka umum akibat pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Dapat dilihat di akun Instagram @dinar_candy, sang artis mengunggah sebuah video yang menampilkan dirinya berdiri di pinggir jalan dengan busana bikini. Dia juga membawa sebuah papan bertulis “saya stres karena PPKM diperpanjang”. (Her).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.