Air Hanya Sekali Mengalir, DAK Rp2,7 Miliar Desa Rana Masak Ludes

0

BORONG-Proyek Air minum di Desa Rana Masak, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mubazir. Pasca dikerjakan, proyek yang bersumber dari dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 itu, airnya hanya sekali mengalir.

Pantauan di lokasi, terlihat 427 meteran dan keran air yang sudah terpasang di rumah warga. Sedangkan pipa yang mengalirkan air tersebut tidak dikubur dalam tanah.

Seorang warga di Desa Rana masak Yari Andung ( 25) mengaku kecewa dengan proyek asal jadi tersebut. “Kami sangat menyesal dengan proyek pemerintah yang telah menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah. Namun airnya hanya satu hari saja keluarnya. Kami tidak pernah merasakan air minum bersih dari proyek ini,” ujar Yari kepada Infolabuanbajo.com, Sabtu (21/8/2021).

Selama ini kata Yari, pihaknya menimba air sumur untuk memenuhi kebutuhannya. Lantaran debit air kurang, pihaknya harus mengantri hingga larut malam demi mendapatkan air.

“Kami berharap Pemda Matim melalui Dinas PUPR harus bertanggungjawab terhadap proyek yang mubazir ini,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Infolabuanbajo.com, proyek tersebut menghabiskan anggaran Rp2,7 Milyar ini dikerjakan oleh PT. Arison Karya Pratama dengan Perencanaan CV. Bayu Pratama.

Proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, dengan kontrak awal kerja 9 September 2020 dan berakhir pada 18 Desember 2020. Dengan nomor kontrak 82.02.06/PPK.CK-DPUPR/IX/2020.

Pengerjaan proyek Air Minum Bersih ini juga sebelumnya telah menjadi rekomendasi kerja Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Matim.

Dalam rekomendasi tersebut, DPRD meminta dinas PU kabupaten Manggarai Timur untuk secepatnya selesaikan proyek pengerjaan air minum bersih tersebut agar bisa dimanfaatkan oleh Masyarakat.

Sementara pihak PT. Arison Karya Pratama dan CV. Bayu Pratama selaku Perencanaan belum berhasil di konfirmasi.

Reporter: Firman Jaya

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.